Loseda adalah singkatan dari Lodong Sesa Dapur. Dalam bahasa Indonesia dapat diartikan tabung sisa dapur. Maksudnya adalah sebuah tabung berisi aneka sampah sisa produksi rumahan.
Loseda adalah alternatif tata kelola ramah lingkungan dengan cara mendaur ulang sampah organik dan mengubahnya menjadi kompos tanaman maupun energi buatan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
LOSEDA menjadi salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengelola sampah organik. Loseda biasanya terbuat dari sebuah pipa paralon. Ukurannya tidak terpatok tetapi umumnya setinggi 120 cm dengan diameter 6 inci.
Loseda menyerupai sebuah wadah yang dimanfaatkan sebagai media penyimpanan akhir sampah basah. Loseda akan di tanam ke dalam tanah dengan kedalaman 30-40 cm. Bagian yang ditanam dilubangi sebagai jalan keluar masuk cacing.
Bagian atasnya dimasukan sisa makanan dan disirami larutan EM4 dan larutan tetes tebu (Molase) yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. Kemudian ditutup dengan penutup pipa sesuai ukurannya.
Sebagai pipa penampung sisa makanan seperti nasi, sayuran, buah yang sudah tidak bisa di makan lagi Loseda memberikan manfaat besar dalam proses penguraian sampah basah. Loseda juga memungkinkan penurunan polusi akibat jumlah sampah basah yang menggunung.
Loseda yang dibiarkan beberapa bulan dapat menghasilkan kompos yang bermanfaat untuk pupuk tanaman. Proses penguraian sampah menjadi kompos ini bisa sekitar 14 hari atau lebih. Pupuk kompos yang dihasilkan Loseda meresap langsung kedalam tanah melewati pori-pori lubang yang ada.
