Upaya Penyelamatan Benih Dunia Di Svalbard Seed Bank

GUDANG BENIH DUNIA SVALBARD HARAPAN PENYELAMATAN BUMI DARI KIAMAT PANGAN MASA DEPAN

Gudang benih dunia (Global Seed Svalbard Bank) menjadi harapan untuk menyelamatkan ragam benih tanaman pangan di dunia. Ancaman krisis pangan dunia makin nyata. Setelah perang Rusia – Ukraina, penggelontoran limbah nuklir, pemberhentian ekspor negar-negara eksportir pangan dunia seperti India, serta perubahan iklim yang membuat jutaan hektar lahan pertanian pangan gagal panen bahaya musnahnya bumi akibat kelaparan makin tak bisa dielakkan.

Mitigasi pangan baik regional maupun global dilakukan oleh barbagai pihak. Mulai dari mengembalikan praktik pertanian agroekologi yang selaras alam dan budaya hingga pembangunan gudang benih dunia atau Global Seed Bank.

Sekelompok ilmuan yang juga pemerhati lingkungan yang tergabung dalam  organisasi pelestari tanaman dan pangan mendirikan gudang biji dunia yang dinamai Svalbard Global Seed Vault (SGSV). Svalbard Global Seed Vault (SGSV) adalah gudang benih dunia yang dibangun untuk menyimpan cadangan benih yang berasal dari berbagai negara di dunia.

Letak Gudang Benih dunia Svalbard berada di pegunungan Plataberget pulau Spitsbergen, Norwegia tak jauh dari kawasan Kutub Utara. Tempat yang bersuhu dingin sepanjang tahun ini memiliki temperatur dingin sekitar -18 derajat celcius.

Suhu wilayah setempat  ini sangat penting dan krusial karena kestabilan suhu dingin akan mampu menjaga kualitas benih meski pendingin rusak atau hancur. Ketika benih dapat tersimpan dalam sebuah ruangan dengan suhu dingin maka benih diharapkan akan tetap terjaga baik hingga ribuan tahun.

Dikutip dari situs national geographic benih tanaman panan yang diselamatkan sekitar 400.000 samel benih berbeda. Sampel tersebut terdiri atas sekitar 140.000 sampel varietas gandumm, 150.000 sampel varietas beras, 70.000 sampel varietas jelai, 20.000 sampel berbagai jenis kentan, kacang polong, sorgum, serta tanaman pangan lainnya.

Varietas berbeda dilakukan sebagai optimalisasi terhadap serangan hama. sehingga ketika satu varietas gandum misalnya tidak bisa bertahan terhadap serangan hama maka varietas gamndum lainnya diharapkan lebih unggul dan mampu bertahan tumbuh hingga menghasilkan produksi pangan.

Tinggalkan komentar