Mengenal Pertanian Agroekologi Di Kubu Raya

Nusantara Code terus menggaungkan gerakan “Budaya Untuk Kedaulatan Pangan” sambil mengelilingi wilayah pertanian nusantara.  Salah satu yang berkesan adalah menelisik sistem pertanian berbasis budaya di Kubu Raya.

Sambutan hangat dari komunitas Komunitas Restorasi Sungai dan Hutan (ROTAN) Kapuas dan warga diterima tim Nusantara Code setibanya di aula kantor desa Sungai Enau kecamatan Kuala Mandor B, kabupaten Kubu Raya dengan tarian selamat datang dari anak-anak desa Sungai Enau.

Dukungan penuh pemerintah dan perangkat desa setempat juga terasa dengan kehadiran para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi Pemerintah Desa, Camat Kuala Mandor B, mahasiswa, masyarakat petani hingga warga desa lain.

Dalam sambutannya ketua ROTAN Kapuas menyebutkan kegiatan Nusantara Code selaras dengan bidang yang digeluti oleh komunitas Rotan Kapuas. Pihaknya  menyampaiakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang digagas oleh Nusantara Code.

Budaya pertanian merupakan sektor penting yang perlu dilestarikan agar tidak hilang. Sebagai wilayah yang termasuk daerah administrasi kabupaten Kubu Raya, desa Sungai Enau dianggap memiliki potensi pertanian yang lengkap baik budaya maupun sistem keberlanjutan.

Tidak hanya terpusat pada sektor pertanian yang menghasilkan padi, Kubu Raya juga memiliki potensil pangan lokal lain seperti ubi, semangka, cabai dan lainnya.

Budaya dan pertanian memiliki keterkaitan yang erat dengan keberlangsungan alam Kubu Raya yang perlu diimplementasikan sehingga generasi selanjutnya tidak kehilangan pegangan ditelan perkembangan jaman.

Dalam kesempatan diskusi Wulansary sebagai founder Nusantara Code mengungkapkan digelarnya kegiatan roadshow Nusantara Code di 7 wilayah bertujuan untuk bersama-sama berusaha mewujudkan keberlanjutan alam yang lestari, pangan yang berdaulat dan budaya yang tetap lestari.

Nusantara Code mengajak masyarakat petani Kubu raya untuk sama-sama kembali pada pertanian berbasis budaya warisan leluhur. Dimana tata cara dan praktik pertanian leluhur terbukti menggunakan cara-cara yang bersifat berkelanjutan (sustain) yang ramah lingkungan.

Pengelolaan pertanian para leluhur mengoptimalkan potensi lokal sesuai kondisi geografis wilayahnya masing-masing sehingga selaras dengan alam. Seluruh kegiatan pembekalan bagi masyarakat petani Kubu Raya ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi alam dan pangan lokal setempat secara berlekanjutan.

Tinggalkan komentar