Bekatul adalah limbah padi yang kaya manfaat. Bekatul merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan dari proses penggilingan padi atau tumbuhan serelia lainnya seperti gandum dan jelai.
Sekilas bekatul terlihat serupa dengan dedak yang biasa digunakan sebagai pakan ternak. Akan tetapi bekatul sangat berbeda dengan dedak.
Bekatul atau Rice Polish merupakan lapisan sebelah dalam dari butiran padi termasuk sebagian kecil endosperm berpati. Sementara Dedak adalah bagian luar padi yang tidak memiliki pati apapun yang dihasilkan setelah proses penggilingan padi yang sering disebut rice bran.
Bekatul memiliki banyak nilai dan fungsi bagi manusia salah satunya dalam dunia kesehatan. Bekatul banyak disaranakan oleh ahli gizi dan dokter sebagai pangan alternatif menjaga kesehatan tubuh.
Dikutip dari beberapa sumber dan pendapat para ahli Bekatul berfungsi menjaga kesehatan saluran pencernaan karena memiliki kadar serat yang tinggi.
Seperti dimuat di laman kemenkes ri tentang manfaat Bekatul bagi kesehatan, Bekatul mengandung beberapa kandungan gizi dan mineral yang dibutuhkan tubuh seperti protein, lemak, serat pangan, Vitamin E, vitamin B1, vitamin B kompleks, serta mineral zat besi, zinc, tembaga, mangan, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.
Bekatul juga dapat meningkatkan produksi lokus atau cairan lambung dan menurunkan asam lambung sehingga dapat mencegah terjadinya gerd atau asam lambung. Bekatul dapat menjadi sumber alami fitosterol yang mengontrol gula darah dan kolesterol.
Lebih dari itu bekatul juga memiliki kandungan senyawa aktif dan antioksidan tinggi seperti flavonoid dan gamma oryzanol. Bekatul dianggap menjadi salah satu sumber pangan yang dapat meningkatkan imun tubuh.
Kini bekatul tak hanya dikonsumsi sebagai sereal maupun minuman campuran bersama madu atau jahe saja. Industri pangan berbahan dasar bekatul juga telah banyak dilakukan terutama negara-negara maju seperti jepang dan amerika.
Bekatul diolah menjadi minyak bekatul dan tepung. Sama halnya dengan tepung sorgum, tepung bekatul juga memiliki lebih banyak protein dibandingkan tepung terigu. Tepung bekatul menjadi bahan baku pembuatan mie dan aneka roti yang dikonsumsi sehari-hari.
