Optimis! Nusantara Code Memulai Pertanian Selaras Alam Berbasis Budaya Di Tiga Wilayah

Harapan baru dimulai! Pertanian selaras alam berbasi budaya telah dimulai di tiga wilayah nusantara code yakni Kubu Raya, Blitar dan Indramayu.

Ini adalah upaya mengukir sejarah baru pertanian di Kubu Raya oleh teman-teman di Rotan Kapuas. Bukan hal mudah bagi mereka, tapi militansi dan semangat mereka melestarikan budaya yang baru mereka sadari penting, menjadi bahan bakar untuk sampai di titik ini.

Komunitas Rotan Kapuas yang semula berfokus pada sungai dan aktivitas kepemudaan di Desa Sungai Enau, kini berekspansi di pertanian tradisi khas leluhur mereka, etnis Madura yang ada di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Sementara di wilayah Blitar Raya bersama komunitas Tani Remen Budaya, tim Nusantara Code telah memulai masa tanam padi hari pertama.

Optimisme yang sama menjalar ke tim Nusantara Code wilayah Indramayu yang juga telah memasuki masa tanam padi. Indramayu mulai membuat galeng sawah menandai musim tanam dimulai.

Nusantara Code Indramayu telah melakukan olah lahan, mempersiapkan metan atau media tanah. Dalam hal ini media tanah yang digunakan adalah sawah tadah hujan bukan tanah teknis irigasi.

Persiapan musim tanam padi dengan konsep agroekologi tanpa kimia sintetik. Demi mewujudkan pertanian selaras alam yang berbasis budaya untum kedaulatan pangan nusantara.

Berkat support tim expert Nusantara Code yang memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan, akhirnya Bismillah… 5 Maret lalu teman-teman Rotan Kapuas melakukan Ngerangke’ atau membuka lahan baru untuk pertanian ladang mereka

Tinggalkan komentar