Gerakan Bangga Pangan Lokal Sambil Menikmati Perjalanan Mudik Lebaran

Melakukan perjalanan jauhsaat mudik lebaran pasti sangat melelahkan. Apalagi jika mudik membawa kendaraan pribadi dengan jarak tempuh cukup jauh dan waktu yang panjang.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman sebaiknya menyiapkan bekal makanan. Sebagai salah satu aksi turut serta mendukung kampanye Gerakan Bangga Pangan Lokal mudik bisa menyenangkan sambil mengkonsumsi pangan lokal berikut ini.

Beberapa hal perlu diperhatikan dalam memilih makan bekal agar efektif membantu merekondisi energi sehingga tetap fokus dan nyaman dalam berkendara. Beberapa pangan lokal dibawah ini membantu menjaga kondisi tubuh selama di perjalanan.

1.       Wedang Jahe

Wedang jahe atau air jahe adalah alternatif selain air minum bening yang wajib disiapkan untuk bekal perjalanan. Melakukan perjalanan jauh dengan durasi yang panjang maka sudah dipastikan tubuh akan kekurangan cairan atau dehidrasi. Hal ini tentu berbahaya dalam berkendara.

Selai sebagai pemenuhan air untuk tubuh air jahe sangat berguna untuk menahan rasa mual atau mabuk perjalanan. Air jahe dapat disimpan dalam termos portable agar suhunya tetap hangat selama di perjalanan.

2.       Kue Apang

Masyarakat Sulawesi Selatan khususnya sangat mencintai kue apang, bahkan kue apang menjadi salah satu makanan bekal yang dibawa saat melakukan mudik para perantau. Rasa kue apang yang manis dengan potongan cukup besar dapat memberi rasa kenyang yang tahan lama meski hanya sebuah kue.

Kue Apang terbuat dari tepung beras, gula merah, santan dan campuran rempa-rempah yang dikukus hingga tanak. Rasanya selewat mirip dengan kue apem mangkok di daerah Jawa Barat. Pangan lokal Apang ini bisa jadi alternatif bekal mudik yang menyenangkan untuk kleluarga.

3.       Singkong Kukus

Singkong goreng/ kukus adalah salah satu pangan lokal yang direkomendasikan para dokter untuk dikonsumsi setelah melakukan aktifitas berat. Singkong memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi untuk mengganti nutrisi tubuh yang hilang.

Dikutip dari halodoc.com dalam 100 gram singkong kukus mengandung 0,3 gram lemak, 21,3 gram karbohidrat, 1,2 gram protein, dan juga 2,4 gram serat. Data tersebut membuat pangan lokal singkong bisa menjadi bekal mudik agar kondisi tubuh yang kelelahan dapat segera pulih.

4.  Kentang Panggang

Selama mudik dianjurkan menghindari makanan yang mengandung gas, lemak dan pedas. Kentang panggang bisa menjadi salah satu pangan lokal yang bisa dibekal saat mudik. Selain praktis kentang panggang bisa bertahan dengan baik selama 12 jam.

Kentang adalah salah satu sumber pangan pokok alternatif yang mengandung karbohidrat, vitamin C, potasium dan serat. Karbohidrat dalam kentang juga termasuk sumber karbohidrat kompleks yang lama dicerna tubuh. Hal itu membuat kentang dapat menahan rasa lapar lebih lama. Selain itu kentang juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

5.       Keripik Tempe

Kudapan yang bisa dbekal saat mudik adalah keripik tempe. Tempe merupakan pangan lokal khas Indonesia yang telah menjadi warisan budaya tak benda UNESCO.  Selain sebagai sumber protein nabati yang tinggi, tempe juga mengandung vitamin B potensial sepertiVitamin B1 (Tiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (Niasin), Vitamin B6 (Piridoksin), dan Vitamin B12 (Sianokobalamin).

Selain kandungan gizinya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber kalori dan energi. Perjalanan mudik menjadi asik karena sura kriuk yang dihasilkan dari kerenyahan keripik tempe. Mata yang ngantuk dapat  fokus kembali sehingga perjalanan mudik tetap terkendali.

Penutup

Seperti dikutip dari laman resmi pemerintah setkab.go.id mudik lebaran tahun 2023 mengalami lonjakan besar. Kementrian perhubungan memperkirakan peserta mudik naik sekitar 47% dari 85 juta jiwa menjadi 125 juta jiwa.

Maka jangan dibayangkan bila dalam perjalanan akan lancar jaya tanpa hiruk pikuk kemacetan. Melakukan mudik perjalanan dengan jarak tempuh jauh tentu membutuhkan durasi perjalanan yang lama. Agar mudik lebaran tetap aman dan nyaman  dibutuhkan stamina yang kuat, fokus  pikiran dan mood yang stabil. Selamat mudik ke kampung halaman.***

Tinggalkan komentar