Tempe merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang masuk dalam daftar warisan Budaya tak Benda (WBtB). Pangan lokal khas Indonesia ini menjadi bagian dari indigenous food yang harus dilestarikan. Tempe umumnya dihasilkan dari fermentasi kedelai dan jenis ragi tertentu yang umum dikenal sebagai “ragi tempe”
Meski tempe populer terbuat dari kedelai, tapi ternyata banyak jenis tempe lain dari berbagai wilayah yang dibuat dari bahan dasar kacang-kacangan. Berikut adalah nama tempe selain kedelai, bahan dasar pembuatannya hingga asal daerah tempe tersebut.
- Tempe bungkil atau tempe bongkrek ini terbuat dari sisa ampas kacang tanah yang terkadang dicampur dengan tepung singkong.
- Tempe cundring terbuat dari Ampas minyak kacang tanah, berbentuk pasta berwarna cokelat dengan tekstur kacang. Ia memiliki bau yang cukup tajam.
- Tempe Fuli Sebenarnya tempe puli terbuat dari beras ketan. Tempe puli adalah pangan lokal khas Gunung Kidul yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.
- Tempe Koro atau Tempe kacang koro terbuat dari bahan baku kacang koro pedang, yang kaya akan manfaat dan gizi.
- Tempe benguk adalah tempe yang terbuat dari biji koro benguk (Mucuna pruriens) yang difermentasi.
- Tempe mlanding merupakan makanan fermentasi tradisional dari biji lamtoro
- Tempe Gude merupakan makanan fermentasi tradisional dari kacang gude
- Tempe Gembus adalah salah satu makanan tradisional yang merupakan hasil fermentasi ampas tahu oleh kapang tempe Rhizopus spp
- Tempe Kacang hijau (Vigna radiata L) merupakan hasil proses fermentasi dari kacang hijau menggunakan inokulum tradisional.
- Tempe Oncom merupaka tempe khas daerah yang berasal dari Bandung. Tempe merupakan tempe bercendawan yang dibuat dari bungkil kacang tanah (ampas kacang tanah setelah diambil minyaknya), sering dicampurkan ampas tahu atau ampas tapioka
Dikutip dari laman Direktorat Jenderak Pekayanan Kesehatan tempe memiliki sumber vitamin B yang potensial jenis Vitamin tersebut ialah, Vitamin B1 (Tiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (Niasin), Vitamin B6 (Piridoksin), dan Vitamin B12 (Sianokobalamin).
