Bicara tentang pangan lokal dan tradisi kuliner nusantara tidak pernah ada habisnya. Indonesia memiliki banyak pangan lokal tradisional yang bercita rasa nikmat hanya karena taburan parutan kelapa diatasnya.
Parutan kelapa sebagai taburan biasanya diolah dari daging kelapa yang masih muda sehingga rasanya manis dan harum. Sementara daging kelapa yang tua lebih banyak diparut untuk diambil saripatinya atau dikenal dengan sebutan santan.
Apa saja empat puluh pangan lokal tradisional menggunakan parutan kelapa dalam penyajiannya baik di dalam maupun diluar, berikut daftarnya nama dan asal daerahnya.
- Klepon – Jawa Timur
- Dasar gulung -semua daerah
- Gethuk – daerah jawa
- Lupis – semua daerah
- Cenil – semua daerah
- Lapis singkong – Betawi
- iwel-iwel – Jawa Tengah
- Tiwul – Jawa
- Dodongkal – Bogor
- Hawuk-hawuk – Jawa Tengah/ Timur.
- Satru – Jawa Barat
- Ongol ongol singkong – Betawi
- Wingko babat – Jawa Timur
- Kicak – Kediri
- Biji ketapang – Bogor.
- Koci – Jawa
- Mendut – Jawa
- Kue enten – Jawa
- Gendar – Jawa
- Gatot – jawa
- Misro – Jawa Barat
- Klenyem – Jawa
- Geplak – Yogyakarta
- Kipo – Yogyakarta
- Lapet – Medan
- Intip di krawu,-jawa
- Gandos – Klaten
- Bandros – Bandung
- Rangen – Jatim
- Lepet – Madura
- Puthu, luar, jawa
- Kue putu ayu, dicetak diatas, jawa
- Wajit pala – Bogor
- Grontol – Jawa Tengah
- Blendung- Sumatra
- Jadah – Jawa
- Kue lumpur – Sumatra
- Wajik kletik – Yogayakarta
- Apem -Makasar
- Dongkal – Betawi
Wahh ternyata jumalahnya sebanyak ini yaa kalo dilanjutkan mungkin akan tembur ragusann pangan lokal.
Selain yang tercapture di konten masih banyak pangan lokal yang mengggunakan parutan kelapa sebagai bahan pembuatan mauupun topping taburannya.
