Mengenal Sepuluh Pangan Lokal Hasil Fermentasi

Fermentasi adalah salah satu cara pengawetan makanan secara alami. Proses Fermentasi mwrupakan perubahan kimia pada suatu substrat organik melalui aktivitas enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme.

Nusantara sangat kaya akan hasil bumi, karena itu banyak sekali bahan pangan lokal yang tumbuh dan hidup di Indonesia diawetkan dan dimanfaatkan dengan cara fermentasi menjadi pangan lokal yang populer. Berikut ini 10 pangan lokal hasil fermentasi yang harus kamu ketahui.

  1. Peuyeum Singkong

Peuyeum singkong meriapakn pangan lokal hasil fermentasi yang khas dari kota Bnadung, Jawa Barat. Bahan yang diperlukan cukup sederhan yakni singkong, air dan ragi asam laktat. Proses fermentasi peuyeum sekitar 36 jam. Peuyeum menjadi kudapan favorit masyarakat sunda. Tak jarang peuyeum kembali diolah menjadi aneka pangan seperi colenak dan kue peuyeum. Peyeum Bandung yang terkenal manis juga sering dijadikan oleh-oleh khas kota kembang tersebut.

2. Tempoyak Durian

Tempoyak merupakan pangan lokal khas Kalimantan yang dihasilkan dari ferementasi daging durian dengan bakteri Pediococcus acidilactici, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus curvatus dan Leuconostoc mesentroides. Untuk mendapatkan hasil tempoyak yang tidak terlalu asam biasanya fermentasi dilakukan sekitar 3-5 hari. Selain di Kalimantan tempoyak juga merupakan warisan kuliner melayu Sumatra.

3. Terasi Udang

terasi adalah bumbu khas yang hanya dapat ditemukan di Indonesia. Terasi memiliki aroma yang sanagt kuat terbuat dari hasil fermentasi udang laut. Meski terasi ada di setiap daerah tetapi terasi yang terkenal enak adalah dari Cirebon dan Lombok. Kebanyakan masakan khas Lombok menggunakan terasi sebagai bumbu dasar. Di Lombok terdapat tiga jenis terasi yaitu “Lengkare”, terasi udang rebon yang berwarna kemerahan.

4. Kue Brem

Kue Brem adalah kudapan khas Madiun , Jawa Timur. Brem terbuat dari fermentasi air beras ketan hitam yang diambil sarinya saja. Rasa kue brem lumer di mulut dengan rasa manis dan sedikit asam. Meski merupakan makanan asli Jawa Timur, tetapi kata ‘Brem’ sebenarnya tercetus di filsafat masyarakat Bali kuno. Brem dikaitkan dengan cairan yang dipakai sebagai pengganti darah dalam upacara Tabuhrah, sebagai upaya menciptakan keselarasan antara manusia dengan alam lingkungannya.

5. Oncom

Oncom adalah oleh-oleh khas Jawa Barat yang populer dijadikan berbagai kudapan. Oncom merupakan pangan lokal serupa dengan tempe, namun jika tempe berasal dari kedelai maka berbeda dengan oncom yang berasa dari bungkil kacang tanah atau ampas tahu yang difermentasi dengan bakteri jamur oncom. Oncom terbagia atas dua macam yakni oncom merah dan oncom hitam. Oncom

6. Mandai Campedak

mandai campedak adalah pangan lokal istimewa yang ada di masyarakat Banjar. Msyarakat Klaimntan biasanya memanfaatkan kulit campedak dan juga buahnya untuk difermentasi menjadi serupa abon atau daging suwir. Meski termasuk pangan lokal yang kurang familiar tetapi rasa dari mandai yang asam, gurih, dan pedas  membuat banyak orang suka mengkonsumsi mandai

7. Dadih

Saipapun tidak akan menyangka jika merupakan youghur muniman asli Sumatra Barat. Dadih terbuat dari susu kerbau yang difermentasi bakteri baik. Dadih terbuat dari fermentasi susu kerbau yang menggunakan bambu sebagai tempatnya dan daun pisang sebagai penutupnya, makanan ini mirip sekali dengan yoghurt.

8. Dangke

Tak banyak yang tahu jika Indonesia juga punya keju khas dalam negeri yaitu keju dangke. Dangke dikenal sangat enak dah murah meriah. Dangke terbuat dari susu kerbau yang telah difermentasi. Yang unik dari keju lokal nusantara ini adalah packagingnya yang selalu menggunakan daun pisang

9. Pakasam

Pakasam ikan adalah metode mengawetkkan makanan ikan. Pakasam atau bekasam adalah pangan lokal hasil fermentasi ikan yang berasal dari Kalimantan Selatan. Dikutip dari laman UGM, bekasam atau pekasam adalah salah satu produk fermentasi ikan tradisional dari daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Ikan yang diolah menjadi bekasam merupakan ikan air tawar, seperti lele, ikan gabus, ikan nila, ikan mas, ikan wader, hingga mujair.

10. Gatot

Gatot adalah olahan singkong yang difermentasi sehingga menghasilkan gaplek. Gaplek kemudian dihaluskan menjadi gatot. tekstur gatot kenyal dan berawarna hitam. Biasanya gatot ditaburi parutan kelapa saat dimakan.

    Tinggalkan komentar