Aneka Kudapan Tradisional Yang Dibalut Daun Pisang

Masyarakat Indonesia sangat familiar dengan pohon pisang. Sebagai negara tropis tanaman pisang memang tumbuh dengan banyak jenis di Indonesia.

Keberdaaannyapun tak sulit ditemukan. Pohon pisang terbilang pohon yang mudah ditanam dan tidak membutuhkan perawatan khusus dalam menanamnya. Bahkan tak jarang pohon pisang digunakan di galengan sawah agar bisa menahan air tanah bagi pengairan sawah.

Pemanfaatan pohon pisang juga sangat maksimal diman sebua bagian dari pohon pisang dapat digunakan. Salah satu yang memiliki peran sangat berguna bagi masyarakat adalah daun pisang.

Daun pisang biasa digunakan untuk membungkus berbagai kudapan tradisional di berbagai daerah. Selain dapat memberikan aroma khas pada makanan yang dibungkus daun pisang juga ternyata mengandung antioksidan polifenol yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pencernaan.

Daun pisang juga memiliki sifat anti bakteri yang bisa mencegah paparan bakteri atau kuman pada makanan yang ada pada daun pisang. Pangan lokal nusantara banyak menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya.

Puluhan kudapan tradisional tersebar dari berbagai daerah dengan cita rasa dan kekhasannya masing-masing. Tak sedikit pangan lokal yang ternyata serupa dan dibuat dari bahan yang sama namun memiliki nama berbeda di setiap daerah. Berikut beberapa pangan lokal yang dibungkus daun pisang dari berbagai daerah di nusantara.

  1. Barongko – Makasar
  2. Papais kumbu – Kuningan
  3. Papain enten – Kuningan
  4. Lemper – Jawa
  5. Arem-arem – Lampung
  6. Koci-koci – Jawa
  7. Lemet – Jawa Barat
  8. Mentho ayam – Jawa
  9. Mendut – Jawa
  10. Bongko – Madura
  11. Bugis – Jawa
  12. Iwel-iwel – Jawa
  13. Nogosari – Jawa
  14. Otak otak ikan – Makassar
  15. Getuk pisang – Kediri
  16. Celilong- Sasak
  17. Timbu-Bima

Banyaknya kudapan pangan lokal yang dibungkus daun pisang merupakan budaya sehat dan juga kebiasaan baik dalam menjaga kelestarian lingkungan minim plastik yang diterapkan sejak jaman leluhur bangsa Indonesia di nusantara.

Tinggalkan komentar